Selasa, 16 Januari 2018

3 ALASAN MENGAPA BANYAK ANAK MUDA MALU UNGKAPKAN PENDAPAT

Apa yang terlintas di pikiran Anda ketika ditanya tentang pemuda? Bisa jadi dia adalah sosok yang energik, aktif, banyak bicara, dan memiliki bermacam kegiatan. Akan tetapi semangat positif yang sering di lakukan oleh pemuda ini sering kali tertimbun saat tampil di depan umum. Mereka malu ketika di hadapi kondisi untuk mengungkapkan pendapat atau hanya sekedar berbicara pada banyak orang.
.
Berikut ini alasan mengapa banyak anak muda enggan untuk menyampaikan pendapatnya pada khayalak:
.
Selain 3 poin ini, coba share pada kolom komentar, alasan apalagi yang membuat Anda sebagai anak muda malu ungkapkan pendapat.
.
#1 Merasa Kurang Pengalaman
Saat bergaul dengan teman-teman dekat banyak sekali yang dibicarakan. Sampai hal-hal yang gak penting juga didiskusikan, lengkap dengan literatur buku dan cara penyampaian yang ilmiah. Namun saat disuruh berhadapan dengan banyak orang apalagi dengan orang yang lebih tua secara usia, dirinya minder, gugup, gak percaya diri. Ia merasa kurang pengalaman jika disuruh berhadapan dengan banyak orang, padahal belum tentu orang yang usianya diatas mereka memiliki pengalaman sebanyak dirinya.
.
#2 Takut Salah Bicara
Pada dasarnya tidak ada manusia yang sempurna, begitu juga saat Anda mengunggkapkan pendapat. Kesalahan dalam mengungkapkan pendapat justru seharusnya menjadi pelajaran agar lebih siap lagi menyiapkan bahan pembicaraan yang ingin disampaikan. Intinya jangan malu dan takut salah bicara, karena kesalahan itulah yang akan membuat Anda semakin matang dan berkembang.
.
#3 Takut dibilang Show Off
Ada istilah anak muda zaman sekarang ‘show off banget sih lo’ yang bisa di artikan senang pamer. Nah banyak anak muda yang malas untuk tampil mengunggkapkan pendapat dengan banyak orang karena takut dibilang pamer, sok pintar, cari perhatian. Di sini Anda harus tahu dan mampu membedakan mana pamer untuk konteks kebaikan dan keburukan. Dalam hal mengunggkapkan pendapat, justru adalah show off yang baik. Bukan hanya baik untuk diri sendiri namun juga mereka yang mendengar pendapat Anda.
.
.
Salam #Komunikasi
Salam #Growth
.
#RendyYusran
#ESQPublicSpeaking
#AryGinanjar

5 PELAJARAN BERHARGA DARI GAYA KEPEMIMPINAN SI WANITA BAJA

Sahabat ESQ pasti sudah mengenal nama Margareth Thatcher kan? Itu loh tokoh yang menginspirasi film The Iron Lady. Margaret bukan hanya sosok perdana menteri terlama di Inggris, namun juga ikon women power di dunia.
.
Dalam sebuah buku berjudul Women Lead, namanya disebut lebih dari wawancara 200 orang yang menyatakan kekaguman pada dirinya. Wanita-wanita yang terlibat dalam wawancara tersebut juga bukan wanita sembarangan, sebut saja Hillary Clinton, Condoleezza Rice, and Oprah Winfrey. Alasannya?
.
- Ia datang dari keluarga sederhana kemudian menjadi orang ternama.
- Punya pengaruh kuat dan tidak ragu dalam memimpin.
- Mengerti tentang menjaga hubungan yang baik dengan mitra.
- Pekerja keras, percaya diri, dan memimpin dengan jelas.
.
.
Dari kekaguman itu wanita-wanita tersebut dapat pelajaran tentang kepemimpinan sebagai berikut:
.
#1 Siap ambil risiko dan tidak menyesali kegagalan
.
Penting bagi pemimpin untuk berani ambil risiko dan tidak menyesali risiko yang ia ambil. Karena setiap manusia pasti punya satu kehidupan yang tidak mungkin selalu diisi dengan meratapi kegagalan.
.
#2 Setia pada Visi yang ditetapkan
.
Inilah yang banyak yang dilupakan seorang pemimpin saat ini, ia lupa dengan tujuan awal dan visinya.
.
#3 Kenali dirimu.
.
Dengarlah suara hati agar mereka bisa menjadi diri-sendiri. Pengetahuan tentang diri sendiri penting untuk mengembangkan jalan hidup.

#4 Belajar dari komplesitas hidup.
.
Tidak ada yang namanya kesalahan, yang ada hanya kompleksitas dalam hidup yang menciptakan kesempatan seseorang untuk belajar.

#5 Terimalah segala macam pendidikan.
.
Pendidikan dan pelajaran terus menerus, baik formal maupun informal sangatlah penting. Pendidikan ada di peringkat teratas dari atribut yang dimiliki para pemimpin, baik pria maupun wanita.
.
.
Itulah pelajaran yang bisa kita petik dari gaya kepemimpinan Margareth Thatcher.
.
.
Salam Semangat
Salam #Growth
.
#RendyYusran
#ESQTraining
#AryGinanjar

TIPS-TIPS KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

PAGI. . .
.
Sahabat ESQ, meskipun anda bukanlah orang yang pandai berbicara atau mahir dalam berpidato didepan umum, namun tidak ada salahnya bila anda menunjukkan kesan bahwa anda benar - benar serius dan sangat antusias berbicara dengan mereka.
.
Seorang pembicara yang baik tidak hanya ingin didengar, tapi juga harus belajar memahami para pendengarnya. Berikut ini adalah tips - tips  komunikasi yang efektif :
.
1. Sesekali waktu bertanyalah
.
Luangkan waktu anda untuk bertanya kepada para pendengar anda. Ajaklah mereka untuk berbicara mengenai kehidupan atau minat mereka. Manfaatkan waktu anda dengan baik untuk menggali sedalam mungkin, sehingga hal tersebut bisa membantu mereka memperoleh gambaran baru tentang diri dan tujuan hidup mereka.
.
2. Harus pandai dalam menyesuaikan diri dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka
.
Sebagai seorang pembicara, anda harus juga bisa ikut merasakan bagaimana perasaan mereka. Amatilah bahasa tubuh dan nada suara lawan bicara anda. Setelah itu, anda bisa menyesuaikan dengan suasana hati mereka.
.
3. Kagumilah lawan bicara anda
.
Kelemahan beberapa pembicara adalah ketika mereka terlalu banyak menceritakan kelebihan dari mereka sendiri atau menyombongkan diri dan keluarga mereka. Ketika mereka berbicara, mereka tidak ada waktu untuk memuji pendengar, tetapi terlalu sibuk memuji diri mereka sendiri. Sesekali waktu, diamlah lima menit untuk memberi jeda, lalu pujilah dan kagumilah orang yang sedang anda ajak bicara. Pendekatan semacam itu sangat manjur untuk menciptakan sebuah komunikasi yang efektif.
.
4. Pasang telinga untuk mendengar curahan hati dan pertanyaan lawan bicara anda.
.
Buatlah sebuah komunikasi timbal balik, artinya adalah jangan biarkan anda mendominasi sebuah pembicaraan. Anda juga harus mendengarkan dengan saksama apa yang mereka bicarakan. Selain itu, anda juga bisa menanyakan beberapa hal tang belum anda mengerti atas apa yang disampaikan oleh lawan bicara anda tersebut.
.
5. Touch them with your eyes
.
Salah satu metode yang sering digunakan oleh Oprah Winfrey adalah melakukan kontak mata dalam waktu yang lama. Kepercayaan diri bisa dilihat dari gerak - gerik mata kita ketika sedang berbicara. Tunjukkan sorot mata yang tegas dan tidak berlebihan, sehingga anda terlihat lebih percaya diri kerika berbicara dengan lawan bicara anda.
.
6. Give your best smile
.
"Warau Mon Niwa Fuku Kitaru" adalah sebuah pepatah jepang yang berarti keberuntungan akan datang ketempat tang banyak senyumnya. Namun, untuk memperkuat keberuntungan anda, ada baiknya bila anda tidak asal - asalan dalam memberikan senyuman.
.
Itulah beberapa tips untuk berkumunikasi dengan efektif.
.
.
Salam #Komunikasi
Salam #Growth
.
#RendyYusran
#ESQPublicSpeaking
#AryGinanjar

Definisi Sertifikasi kompetensi

APA SIH SERTIFIKASI KOMPETENSI ITU?
.
.
Semakin hari tantangan hidup semakin tinggi. Apalagi di era globalisasi seperti sekarang. Persaingan hidup yang sangat kompetitif mengharuskan kita untuk terus berinovasi agar bisa bertahan.
.
Sebagai individu, kita harus terus mengembangkan diri dan keahlian agar kita mampu bersaing dengan individu-individu lain.
.
Salah satu cara yang dapat kita tempuh untuk terus meningkatkan kemampuan diri adalah dengan sertifikasi kompetensi. Sertifikasi sedang hangat dibicarakan di berbagai kalangan khususnya di kalangan professional yang terkait dengan pembinaan profesi.
.
Sertifikasi kompetensi merupakan sebuah pengakuan untuk seorang tenaga kerja yang ahli dan kompeten atas bidang yang ia geluti. Dengan memiliki sertifikasi sebagai seorang tenaga kerja “ahli dalam bidangnya” , dapat dipastikan pemegang sertifikasi tersebut udah terjamin pengetahuan dan kredibilitas kerjanya dalam melakukan sebuah tugas ataupun pekerjaan.
.
Jadi, apabila Anda punya suatu kemampuan tertentu, Anda tidak cukup hanya ahli saja, namun Anda juga membutuhkan sertifikasi. Maka dari itu, setiap orang yang ingin menunjukkan suatu kemampuannya dibutuhkan Karena mempunyai sebuah sertifikat sudah menjadi tuntutan dalam era globalisasi sekarang ini.
.
.
Salam Semangat
Salam #Growth
.
#RendyYusran
#ESQTraining
#AryGinanjar

Cara berkomunikasi dengan baik

Cara kita berkomunikasi dengan orang lain tekah menjadi sebuah kebiasaan. Sehingga seringkali kita tidak menyadari apakah pola percakapan yang kita lakukan sudah baik atau belum baik.
.
.
Berikut ini adalah kesalahan yang sering terjadi dalam percakapan keseharian yang mungkin kita lakukan :
.
1. Tidak Mendengarkan
.
Sebagian besar orang bukanlah tipikal pendengar yang baik. Ini tentu saja berhubungan dengan ego mereka yang tinggi, yang justru ingin lebih didengarkan dibanding mendengarkan. Dalam setiap perbincangan mereka sepertinya tidak tahan menunggu giliran untuk berbicara. Belajarlah menekan ego anda untuk mendengarkan secara sungguh-sungguh apa yang orang lain katakan.

Ketika anda mengambil sikap untuk mulai mendengarkan, anda sedang membuka jalan untuk terciptanya suatu hubungan (apapun) yang sangat potensial. Namun tetap hindari jawaban singkat “ya” atau “tidak”, karena jika anda seperti itu lawan bicara anda akan memberikan informasi setengah-setengah kepada anda.

Antusiaslah terhadap topik yang sedang mereka bicarakan, itu akan membuat topik pembicaraan menjadi lebih mendalam, lebih menarik, serta memancing lebih banyak lagi topik untuk didiskusikan. Dan yang tak kalah pentingnya lawan bicara anda mengetahui bahwa anda sungguh-sungguh sedang mendengarkannya. Hal ini tentu saja akan membuat tingkat respek lawan bicara anda bertambah pada anda.

2. Terlalu Banyak Bertanya
.
Beberapa pertanyaan dapat berarti anda antusias dengan lawan bicara anda, namun terlalu banyak bertanya pun akhirnya menjadi tidak baik karena sepertinya anda sedang menginterogerasi lawan bicara anda, dan dapat membuat mereka menjadi tidak nyaman. Cobalah gabungkan antara pernyataan dan pertanyaan, misalkan :

“saya pun minggu lalu berakhir pekan dengan memancing bersama teman-teman kerja saya. Apakah anda suka memancing?”

3. Kehabisan Topik Untuk Dibicarakan
.
Dalam percakapan mungkin anda sering merasa kehabisan topik untuk dibicarakan dengan lawan bicara anda, terutama jika anda berbicara dengan seseorang yang baru saja anda kenal. Untuk mencegah hal ini terjadi, ada beberapa saran mengenai topik yang bisa anda bicarakan :

“Seorang bijak pernah berkata “Jangan tinggalkan rumah tanpa membaca surat kabar terlebih dahulu. Jika anda kehabisan topik untuk dibicarakan, anda bisa memulai berbicara tentang berita yang sedang hangat saat ini.”

Bicarakan tentang sesuatu yang berada disekeliling anda. Mungkin tentang aquarium yang berada dibelakang anda, anak-anak yang sedang bermain di samping anda, atau apapun saja yang memungkinkan untuk dibicarakan di sekeliling anda.

4. Penyampaian yang Buruk
.
Salah satu hal yang paling penting dalam berkomunikasi bukanlah apa yang anda katakan, melainkan bagaimana anda menyampaikannya. Perubahan dalam kebiasaan ini akan membuat perbedaan besar, karena suara dan bahasa tubuh adalah bagian yang sangat vital dalam berkomunikasi.

Beberapa hal dibawah ini untuk anda pertimbangkan :

- Sampaikan dengan perlahan. Ketika anda berbicara tentang suatu hal yang sangat menyenangkan, mudah sekali bagi anda untuk memulai pembicaraan tersebut dan bahkan anda dapat berbicara dengan sangat cepat. Usahakan anda memperlambat kecepatan bicara anda, karena akan lebih mudah bagi lawan bicara anda untuk mendengarkan dan menangkap maksud yang ingin anda sampaikan.
- Bicaralah dengan suara lantang. Tidak perlu ragu, karena lawan bicara anda memang ingin mendengarkan anda.
- Bicaralah dengan jelas. Jangan seperti bergumam.
- Bicaralah dengan suara yang tidak monoton. Libatkan emosi dalam suara anda.
- Gunakan jeda. Penyampaian dengan perlahan ditambah dengan jeda akan membuat lawan bicara anda lebih perhatian dalam mendengarkan dan suasana pun menjadi lebih rileks.
- Gunakan bahasa tubuh yang baik.

5. Meng-interupsi
.
Apa yang anda rasakan jika pembicaraan anda dipotong oleh lawan bicara anda? …

Ya, lawan bicara anda pun akan merasakan hal yang sama jika anda memotong pembicaraannya. Biarkan lawan bicara anda menghabiskan terlebih dahulu apa yang ingin disampaikan. Itu adalah salah satu bentuk penghargaan anda pada lawan bicara anda. Carilah keseimbangan antara mendengarkan dan berbicara.

6. Keinginan “Selalu Benar”
.
Orang tidak akan terkesan kepada anda jika anda selalu ingin merasa benar dalam setiap pembicaraan. Seringkali pembicaraan bukan betul-betul sebuah diskusi. Kadang-kadang kita ingin menjaga mood tetap baik dengan berbicara dengan seseorang.

Sebagai contoh : salah satu teman anda ingin bercerita kepada anda mengenai serunya pengalaman berarung jeram sampai-sampai perahu karetnya terbalik. Namun anda malah berbicara bagaimana berarung jeram yang baik. Saya yakin mood teman anda akan langsung berubah.
Duduklah santai, berbicara dan tidak berdebat.

7. Berbicara Tentang Hal-Hal Aneh atau Negatif
.
Pernahkan anda berkenalan dengan seseorang dan setelah itu ia berbicara tentang hal-hal aneh atau negatif, seperti kesehatannya yang memburuk, cerita pembunuhan, atasannya yang menyebalkan, atau menggunakan bahasa aneh yang hanya ia dan temannya yang mengetahui artinya. Saya rasa tidak ada manfaatnya berbicara hal-hal aneh atau negatif seperti itu. Orang-orang akan senang berbicara kepada anda jika anda selalu memberikan energi positif dalam setiap kata-kata yang anda keluarkan.

8. Membosankan
.
Jangan bercerita panjang-panjang tentang mobil anda yang baru saja anda beli atau rumah anda yang baru saja selesai dibangun. Rata-rata orang tidak terlalu tertarik dengan cerita semacam itu, yang terlalu mengekspose kemampuan diri. Carilah topik yang mengarah pada hal-hal yang bergairah atau hal-hal yang lucu misalkan. Bisa juga anda menceritakan tentang pengalaman anda berakhir pekan di puncak kemarin atau rencana anda pada liburan Lebaran mendatang. Intinya adalah sesuatu yang positif. Bukan juga mengeluh tentang atasan atau pekerjaan anda.

Dale Carnegie pernah berkata :
”Dalam 2 bulan anda akan mempunyai lebih banyak teman dengan cara antusias terhadap cerita-cerita mereka dibandingkan 2 tahun anda mencari teman dengan cara berusaha memancing mereka tertarik pada cerita-cerita anda.”

Cobalah memberi peran lebih dalam berbicara untuk lawan bicara anda. Kelak anda akan membangun sebuah hubungan yang berkualitas. Mungkin anda sudah sering mendengar istilah “mengapa Tuhan menciptakan 2 telinga dan 1 mulut? … agar kita lebih banyak mendengarkan dibanding berbicara.

9. Tidak Merespon Dengan Baik
.
Jika seseorang bercerita tentang pengalamannya, jangan sekedar mengangguk atau menjawab dengan kalimat singkat. Terbukalah dan katakan apa yang anda pikirkan. Ekspresikan perasaan anda.

Sebagai penutup, anda tidak harus memperbaiki ke-9 langkah diatas secara sekaligus. Pilihlah kira-kira 3 hal terpenting yang menurut anda perlu diperbaiki dan selama 3-4 minggu anda berusaha melakukan hal tersebut secara terus menerus sampai akhirnya menjadi suatu kebiasaan.

Mudah-mudahan tips ini bermanfaat bagi anda sehingga kelak anda dapat menjadi teman bicara yang baik bagi teman-teman atau pasangan anda.
.
.
Salam #Komunikasi
Salam #Growth
.
#RendyYusran
#ESQPublicSpeaking
#AryGinanjar